Sabtu, 26 Februari 2011

RUKUN IMAN

Dalam hal ini saya akan memabahas dan membeberkan secara jelas tentang Rukun Iman.
A. Iman Kepada Allah swt
Iman kepada Allah artinya percaya dengan yakin bahwa Allah itu ada. Dengan kata lain taat, patuh atau selalu menurut kepada Allah swt, selalu mengerjakan perintahnya dan menjauhi laranganNya:
Adapun cara taat kepada Allah antara lain;
Apabila telah masuk waktu shalat, segeralah kerjakan shalat, dengan tertib dengan tidak terburu-buru
Membiasakan membaca Al-Qur’an
Jika datang bulan Ramadhan, berpuasa
Jujur, sopan santun kepada semua orang
Menurut nasehat ibu, ayah dan guru
Jangan sekali-kali mengambil barang orang lain
Jangan menjadi anak yang sombong
Bersyukur jika mendapat kesenangan
Bersabar dalam menghadapi cobaan
Hanya Dialah yang berhak disembah yaitu Allah swt. Beriman kepada Allah adalah beriman segala apa yang dikabarkan dalam kitab-kitab suci atau apa yang diceritakan oleh rasul tentang asma dan sifat-sifatnya. Adapun sifat-sifat yang wajib bagi Allah yaitu:
Wujud artinya ada
Qidam artinya terdahulu
Qiyamu binafshi artinya Tuhan itu terdiri sendiri mustahil bersaudara
Baqa artinya maha kekal tiada penghabisan
Quadrat artinya maha kuasa mustahil al ajzu artinya lemah
Iradat artinya berkehendak
Al ilmu artinya Allah maha mengetahui
Melihat segala sesuatu yang mustahil Allah itu buta atau tidak melihat. Al qalam lawannya al baqam artinya Allah itu bersifat qalam, dan dapat bercakap-cakap tetapi hanya orang yang dikehendakiNya.
Sifat Allah yang wajib dan mustahil diketahui oleh manusia. Adapun sifat yang jaiz yaitu Allah itu ada yang membuat alam ini atau mentiadakannya itu semua kehendaknya. Materi Pesantren Kilat : Rukun Iman
Jumlah rukun iman ada enam
Iman kepada Allah
Iman kepada malaikat-malaikat Allah
Iman kepada kitab-kitab
Iman kepada rasul
Iman kepada qadha dan qadhar
Iman kepada hari akhir
Pertanyaan Soal Dan Jawaban
Siapakah itu Allah swt?
Jawab: Allah itu Tuhan atau pencipta yang menciptakan seluruh semesta
Apa arti iman kepada Allah? Jelaskan!
Jawab: Percaya dan yakin bahwa Allah itu ada, taat, patuh dan selalu menurut kepada Allah mengerjakan perintahnya dan menjauhi laranganNya
Mengapa kita harus beriman kepada Allah swt?
Jawab: Karena manusia yang memiliki iman, percaya kepada Allah yakin kepada Allah dan hari akhir
Bagaimana cara taat kepada Allah? Sebutkan?
Jawab:
Apabila telah masuk waktu shalat, segeralah mengerjakan shalat dengan tertib, tidak terburu-buru
Membiasakan membaca Al-Qur’an
Jika datang bulan Ramadhan, berpuasa
Jujur, sopan santun kepada semua orang
Menurut nasehat ibu, ayah dan guru
Jangan sekali-kali mengambil barang orang lain
Jangan menjadi anak yang sombong
Bersyukur jika mendapat kesenangan
Bersabar dalam menghadapi cobaan
Dimana kita sebagai manusia harus menyembah? Jelaskan!
Jawab: Hanya Allah yang berhak disembah yaitu Allah, karena beriman kepada Allah swt berarti percaya bahwa Allah itu pencipta alam semesta dengan segala isinya.
Apakah sifat-sifat wajib Allah itu? Sebutkan!
Jawab: Sifat-sifat wajib Allah yaitu antara lain;
Wujud artinya ada
Qidam artinya terdahulu
Qiyamu binafshi artinya Tuhan itu terdiri sendiri mustahil bersaudara
Baqa artinya maha kekal tiada penghabisan
Quadrat artinya maha kuasa mustahil al ajzu artinya lemah
Iradat artinya berkehendak
Al ilmu artinya Allah maha mengetahui. Materi Pesantren Kilat : Rukun Iman
B. Iman Kepada Malaikat
Kita yakin dan percaya bahwa Allah swt menciptakan alam semesta beserta isinya dan ciptan makhluk yang bermacam-macam ada yang berwujud atau molekul seperti benda padat, tumbuhan, hewan dan manusia dan ada pun makhluk Allah yang bersujud in material yakni makhluk rohani yaitu malaikat dan jin malaikat diciptakan oleh Allah dari unsur cahaya sedangkan jin diciptakan dari unsur api.
Iman kepada Allah bahwa kita percaya malaikat itu ada. Malaikat juga makhluk jadi malaikat adalah makhluk yang gaib atau tidak dapat dilihat. Malaikat itu tidak sama manusia yang mempunyai jenis kelamin, tidak makan dan tidak minum, tidak dapat dilihat dengan mata.
Adapun nama malaikat yang wajib diketahui yang berbagai macam tugas:
Malaikat jibril bertugas membawa wahyu dari Allah kepada nabi dan rasul
Malaikat Mikail bertugas membawa rezky
Malaikat Israfil bertugas meniup terompet tandanya hari kiamat
Malaikat Israil bertugas mencabut nyawa
Malaikat Rakid dan Atid bertugas mengawasi dan mencatat perbuatan baik dan buruk manusia
Malaikat Munkar bertugas
Malaikat Nakir bertugas
Malaikat Malik bertugas menjaga neraka
Malaikat Ridwan bertugas menjaga surga.
Cara beriman kepada malaikat Allah yaitu malaikat adalah pesuruh Allah yang senantiasa taat dalam menjalankan segala perintah Allah swt yang diwajibkan kepada malaikat itu. Materi Pesantren Kilat : Rukun Iman
Soal dan Jawaban
Bagaimana pengertian iman kepada malaikat? Jelaskan!
Jawab:
Iman kepada malaikat adalah rukun iman yang kedua maksudnya yaitu menyakini secara pasti bahwa Allah swt mempunyai para malaikat yang diciptakan dari nur, tidak pernah mendurhakai apa yang Allah perintahkan kepada mereka dan mengerjakan setiap yang Allah titahkan kepada mereka, dan malaikat diciptakan dari Allah untuk taat dan beribadah kepada Nya serta mengerjakan segala tugas-tugasnya
Siapakah malaikat yang ditugasi membawa wahyu? Sebutkan!
Jawab:
Malaikat yang ditugasi membawa wahyu dari Allah kepada nabi dan rasul, malaikat Jibril juga disebut ruhul kudus (roh yang suci) dan ruhul amin (terpercaya)
Dimana hubungan manusia dengan malaikat?
Jawab:
Hubungan manusia dengan malaikat ditempatkan pada saat penciptaan manusia dari satu fase ke fase yang lain. Pembentukannya, penjagaannya, dalam tiga lapis kegelapan, penulisan rizki, amal, ajal, nasib, celaka dan bahagianya, dalam ihwalnya, perhitungan ucapan dan perbuatannya, penjagaannya dalam hidupnya, pencabutan ruh ketika meninggal, pembawa ruhnya ketika meninggal pembawa ruhnya ketika untuk diperlihatkan kepada penciptanya. Materi Pesantren Kilat : Rukun Iman
Mengapa malaikat diberikan tugas?
Jawab:
Karena malaikatlah yang dimuliakan dan diciptakan khusus dan dipercaya Allah, sehingga malaikatlah yang diberikan tugas atau pekerjaan tersebut.
Kenapa malaikat diberikan tugas? jelaskan!
Jawab: karena merekalah yang ditugasi mengurus adzab dan nikmat dalam alam barzah dan sesudah kebangkitan, sehingga mereka yang meneguhkan (iman) bagi hamba yang mukmin dengan izin Allah, yang mengajarkan baginya apa yang bermanfaat yang berperang membelanya.
Apakah arti malaikat menurut istilah!
Jawab:
Menurut istilah salah satu jenis makhluk Allah yang ia ciptakan khusus untuk taat dan beribadah kepadanya serta mengerjakan semua tugas-tugasNya
C. Iman Kepada Kitab-Kitab
Iman kepada kitab-kitab Allah swt ialah percaya bahwa Allah itu telah menurunkan kitab-kitabNya kepada rasul-Nya dari lauhic mahfudh, dan membenarkan dengan penuh keyakinan bahwa Allah swt mempunyai kitab-kitab yang diturunkan kepada hamba-hambaNya dengan kebenaran yang nyata dan petunjuk yang jelas.
Kitab-kitab Allah swt disebutkan dalam Al-Qur’an adalah sebagai berikut:
Taurat yaitu kitab yang diturunkan kepada nabi Musa as
Injil yaitu kitab yang diturunkan kepada nabi Isa as
Zabur yaitu kitab yang diturunkan kepada nabi Daud as
Al-Qur’an yaitu kitab yang diturunkan kepada nabi Muhammad saw
Disamping itu ada juga disebut suhuf, yaitu wahyu yang diturunkan kepada para nabi yang dikumpulkan dalam lembaran-lembaran sepertiy ada pada nabi Adam, nabi Syuaib, nabi Ibrahim dan sebagainya.
Soal dan Jawaban
Mengapa terjadi penentangan dengan Al-Qur’an?
Jawab:
Karena Allah menentang mereka agar mendatangkan semisal Al-Qur’an dan dia menyatakan bahwa mereka tidak akan mampu untuk itu, dan tantangan ini berlaku untuk mereka yang beranggapan seperti itu, baik manusia maupun jin sampai hari kiamat.
Bagaimana definisi Al-Qur’an?
Jawab:
Definisi Al-Qur’an menurut bahasa bentuk masdar seperti al qira’ah, qur’anahu maksudnya adalah qiara’atahu, yang berarti sebagaimana atau sebutan bagi kitab yang diturunkan kepada nabi Muhammad saw sedangkan menurut istilah Al-Qur’an itu adalah kalam Allah yang mujiz yang diturunkan kepada rasulnya dalam bentuk wahyu yang ditulis di dalam mushaf dan dihafal didalam dada yang dibaca dengan lisan dan didengar oleh telinga, yang dinukil kepada kita secara mutawatir tanpa ada keraguan dan membacanya dinilai ibadah.
Dimana Al-Qur’an diturunkan?
Jawab:
Al-Qur’an diturunkan dihati (Muhammad) agar kamu menjadi seorang diantara orang-orang memberi peringatan di Mekkah. Materi Pesantren Kilat : Rukun Iman
Siapa pemelihara tafsirnya?
Jawab:
Pemeliharaan tafsirnya sunnah rasul
Kenapa Al-Qur’an itu ada?
Jawab:
Karena Al-Qur’an itu sangat penting bagi manusia untuk dihari kiamat
Apakah injil itu?
Jawab:
Injil sebuah kitab yang diturunkan kepada nabi Isa as.
D. Iman Kepada Rasul
Rasul artinya utusan jamaknya rasulun, jadi nabi Allah artinya nabi utusan Allah untuk menyampaikan ajaran agama kepada sekalian umat manusia. Sedangkan rasul menurut bahasa ialah orang yang mengikuti berita-berita orang yang mengutusnya, ungkapan (unta itu datang secara beriringan) dan menurut istilah rasul ialah seorang laki-laki merdeka yang diberi wahyu oleh Allah swt
Sebagai manusia pilihan rasul-rasul itu memiliki sifat-sifat wajib yaitu:
Rasul wajib berkata benar dari semua yang dibawanya adalah kebenaran, sebaliknya rasul itu mustahil berbohong atau menipu
Jujur dan dapat dipercaya mustahil berkhianat
Selalu menyampaikan perintah Allah ataupun laranganNya
Cerdas mustahil dia bodoh atau tolol
Adapun sifat jaiz yang mungkin ada pada rasul ialah sifat-sifat mansia biasa yang tidak mengurani martabatnya sebagai rasul, tidak menyebabkan orang jijik dan menjauhkan diri dari padanya, sifat yang demikian seperti lapar, haus, mengantuk, kawin dan sebagainya dalam Al-Qur’an.
Diantara rasul-rasul itu ada lima orang rasul yang mempunyai kelebihan yang istimewa yang disebut rasul-rasul yang mempunyai ketabahan mereka itu adalah:
Nabi Muhammad saw
Nabi Ibrahim as
Nabi Musa as
Nabi Isa as
Nabi Nuh as
Soal dan Jawaban
Bagaimana pengertian rasul?
Jawab: rasul berarti (mengabarkan) yang memberitakan, atau makhluk yang termulia dan tinggi derajat atau kedudukannya
Siapa yang diutus untuk berdakwah?
Jawab: yang diutus (rasul)
Dimanakah rasul?
Jawab: rasul itu berada dimana kita berada karena rasul adalah pengikut Allah yang paling taat
Mengapa kita beriman kepada segenap rasul?
Jawab: karena beriman kepada segenap rasul yang berarti membenarkan dengan seyakin-yakinya bahwa Allah saw mengutus seorang rasul pada setiap umat umengajak mereka beribadah kepada Allah semata, tanpa menyekutukannya
Kenapa Muhammad bukanlah bapak dari laki-laki?
Jawab: karena dia adalah Rasulullah dan penutup- para nabi
Apakah rasul itu wajib berkata benar?
Jawab; iya karena rasul tidak bisa bohong atau menipu.
E. Iman Kepada Hari Akhir
Kita wajib percaya bahwa kehidupan dunia ini akan berakhir dan kemudian diganti dengan kehidupan akhirat yang kekal, tempat membalas perbuatan-perbuatan manusia didunia ini, adapun menyakini dengan pasti kebenaran setiap hal yang diberitakan oleh Allah dalam kitab sucinuya dan setiap hal yang diberita oleh rasulnya mulai dari apa yang akan terjadi sesudah mati, fitnah kubur adzab dan nikmat kubur, dan apa yang terjadi sesudah itu seperti kebangkitan dari kubur, mahsyar (tempat berkumpl di akhirat), shuhuf (catatan amal), hisab (penghitungan), mizan (timbangan), haudh (telaga), shirath (titian), syafa’ah (pertolongan), surga dan neraka serta apa-apa yang dijanjikani Allah bagi para penghuninya.
Soal dan Jawaban
Bagaimana perhitungan amal manusia? Jelaskan?
Jawab:
Perhitungan yang diberikan masing-masing orang sesuai dengan catatan malaikat rakib dan akid selama hidup didunia yang diberikan kitab amalnya dari depan arah kanan ia akan beruntung sedangkan dari belakangan kiri ia akan celaka
Mengapa Al-Qur’an telah meyakinkan adanya ba’ts?
Jawab: adanya ba’ts beserta sanggahan atas orang-orang yang mengingkarinya dengan metode yang hebat dan jitu, sehingga memaksa akal sehat untuk menerimanya dan tunduk kepadanya.
Dimana hari kiamat itu?
Jawab: hari kiamat itu terjadi sesudahnya kita fitnah kubur, adzab dan nikmat kubur dan apa yang terjadi sesudah itu kebangkitan dari kubur, mansyar (tempat berkumpul diakhirat)
Kenapa mesti ada timbangan?
Jawab: karena timbangan pada hari itu kebenaran (keadilan) akan diketahui amal dan dosanya.
Siapa yang mencatat amal manusia?
Jawab: rakib dan atid
Apakah makna iman kepada hari akhir?
Jawab: makna iman kepada hari akhir bersifat umum tentang beriman kepada perkara-perkara akhirat sebagai pujian atas orang-orang mukmin yang mengimani adanya hari akhir atau sebagai perintah untuk mengimani hal tersebut.
F. Iman Kepada Qadha dan Qadar
Kita wajib percaya pada adanya qadha dan qadar yaitu pentakdiran Allah swt bagi seluruh makhluknya.
Jadi qadha adalah rancangan putusan Allah zaman azali sedangkan qadar atau takdir ialah yang terjadi didunia ini sesuai dengan ketentuan Allah swt.
Qadha adalah hukum Allah swt yang ditentukan untuk alam semesta ini dan dia jalankan alam ini sesuai dengan konsekuensi hukumnya, beriman kepada qadha dan qadar Allah adalah rukun keenam.
Soal dan Jawaban
Mengapa takdir itu ada?
Jawab: karena takdir itu sudah ditentukan qadhanya dan apa yang belum terjadi dia itu belum ditakdirkan takdir adalah hukum Allah.
Siapa yang menentukan qadha dan qadhar?
Jawab: Allah yang maha pencipta alam semesta ini
Bagaimana arti qadha dan qadar itu?
Jawab: arti qadha dan qadar itu (petakdiran) Allah swt bagi seluruh makhluk yang ada di muka bumi ini.
Dimana qadha dan qadhar diputuskan?
Jawab: kalau qadha dizaman azali diputuskan sedangkan qadar itu didunia sesuai ketentuan Allah swt
Kenapa takdir itu bersifat rahasia?
Jawab: karena kapan takdir ini terbuka maka makhluk atau manusia ditimpah musibah pada diri kita sendiri jadi takdir bersifat rahasia karena sudah ada qadha dan qadhar.
Apakah keterangan definisi qadha? Jelaskan!
Jawab: qadha adalah hukum Allah swt yang telah dia tentukan untuk alam semesta ini sesuai dengan konsekuensi hukumnya dari sunnah-sunnah yang dia kaitkan antara akibat dengan sebab-sebabnya, semenjak dia menghendakinya sampai selama-lamanya, maka setiap apa yang terjadi di alam ini adalah berdasarkan takdir yang mendahuluinya.

SUMBER http://www.masbied.com/2011/07/23/materi-pesantren-kilat-rukun-iman/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar